Kamis, 11 Juli 2013

23112013

.potongan manis kerinduan musim panas masih tersisa dalam hatiku yang belum dewasa,,
.saat itu semua impian terpancar dimata,,
.saat aku ingin terbang kelangit aku memejamkan mataku,,
.kunci dari impianku berada jauh dalam hatiku,,
.aku berpikir hal apa yang telah hilang dan apa yang ada di genggamanku,,
.walaupun itu bukanlah suatu hal yang tidak menyenangkan, tapi entah mengapa aku mengeluh,,
.aku membaca novel dari akhir cerita menuju ke awal cerita,,
.ada orang yang bertemu dengan orang lain untuk menyingkap alasan kesedihannya,,
.mereka terjatuh dikedalaman cinta, keduanya tak tahu tentang masa depan, tanpa berpikir menggambar grafity cinta yang terbatas,,
.tanpa menyadari bahwa tembok itu adalah jalan buntu,,
.pembatas buku berwarna merah pudar tetap terselip begitu saja,, 
.memeluk kebahagiaan yang ada dan harapan akan hari esok, kita memejamkan mata dan tertidur lelap,,
.ketika kita berada di masa lalu kita menjadikan janji kita yang usang sebagai harta yang berharga,,
.lagi,,
.ada sebuah cahaya redup yang disebut keabadian,,
.ketika kita berada dimasa lalu, dengan sepeda berkarat kita menaiki tanjakan itu,,
.bunga bermekaran, angin berhembus, mentari pun menerangi dunia tak berubah seperti saat itu,,
.masa muda pun masih tetap berlanjut dengan tenang di bawah langit yang cerah,,
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar